A little piece of me ♥

"You don’t have to see the whole staircase, just take the first step"

— Martin Luther King, Jr.

Mungkin karena sejak kecil aku sudah terlalu terbiasa untuk membohongi diriku sendiri, maka inilah jadinya. Aku tak tahu sendiri, mana perasaanku yang benar adanya.

Aku tahu apa yang aku mau, cuman kadang diriku sendiri malah tak tahu cara bereaksi yang benar terhadap apa yang kumau. Kan aku jadi bingung sendiri, sebenarnya apa ya, yang aku mau?

homokvcingiusnomaden:

Satria tuh sering mengesalkan.

Beberapa hari yang lalu merupakan hari wisuda UI. Ada banyak teman saya yang lulus di hari itu, dan saya membeli hadiah untuk mereka. Saya mondar-mandir ke beberapa tempat sendirian dan secepat mungkin. Saya senang karena Satria berjanji akan pulang cepat dari…

Seneng ya, nat, pacaran sama Satria? Langgeng ya, aku selalu suka cerita-cerita kalian :)

Sudah lama aku tak menemukan diriku sendiri. Tapi kali ini dia ada, melalui pantulan cermin di suatu tempat, aku akhirnya melihat diriku lagi.

Do you know why I always did things by my own?
Because I believe that only myself who could do anything for me. I could only be happy because of me. I didn’t believe at anyone. At all.

Yeah, it was in my past. But I kinda feel it again right now, that feeling which can force you to remember that sometimes you can’t rely your happiness to others, that is, that feeling which can make you realize that sometimes you have to rely your happiness to yourself.

Untuk yang bertanya

Banyak orang bertanya.
Apa kamu yakin? Apa kamu siap? Kenapa kamu bisa seberani itu?

Jangankan kalian, akupun bertanya-tanya pada diriku sendiri. Apa aku bisa? Yakinkah aku? Siapkah aku?

Kalau masalah keberanian, sejujurnya aku tidak seberani itu.

Aku masih menyimpan ragu.

Seperti yang kalian tahu, ini tidaklah mudah.

Tapi apakah menunda akan membuat ini menjadi mudah? Kurasa tidak juga.

Sampai kapanpun, masalah akan selalu ada. Entah sekarang, entah nanti. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Akan dijadikan rintangan, atau tantangan?

Banyak orang yang menunda, lalu menyesal. Tanpa mereka sadari, sebenarnya penundaan mereka juga akan berakhir di muara pencarian yang sama.

Mencari apa yang saat ini sedang hampir kucapai dan kumiliki.

Kurasa tidak ada yang salah dengan ini. Usia hanyalah angka, tak ada hubungannya dengan kedewasaan manusia.

Selama mau berusaha, jalan akan selalu ada, bukan? Lagipula pilihan ini tidak kuambil dengan gegabah. Aku memikirkannya baik-baik. Dan aku tak melakukannya tanpa persiapan. Sambil menuju ke sama, aku berusaha mempersiapkan diriku sebaik mungkin.

Kau tahu? Tak semua orang beruntung untuk memiliki ini. Beberapa orang malah menyia-nyiakan dan melepaskannya.

Aku tak ingin begitu. Aku ingin mensyukuri apa yang kumiliki. Aku tak mau menyia-nyiakan apa yang sudah dianugerahkan kepadaku.

Ini pilihanku, dan aku…bahagia.

and when I see myself in front of the mirror, I was like, “hey buddy, you’re so pathetic. what a sad girl.” and when I was talking to myself like that, I realize that it was all my own fault, and that makes me want to laugh at myself even more. with tears.

"I’m such a loner. Crying alone at the corner of the room. Bring back memories, just when I was in high school. Eventhough I’m supposed to be a grown up woman, but still, sometimes I ended up being a girl who knows nothing about being strong. Maybe I just too tired. Maybe I just to weak. And as my tears fall, my head is spinning, my body’s shaking, don’t know where to run. Writing only to give myself a little medicine, it is, if this post isn’t going to turn into a poison that kills me even more."

"Take me with you, I will never let you down. I will love you now and forever."

— Secondhand Serenade